QS WUR 2026: Hanya Lima Kampus Indonesia Raih Top 500 Dunia

Hanya lima perguruan tinggi negeri di Indonesia yang berhasil masuk daftar 500 universitas terbaik dunia versi QS World University Rankings 2026. Berikut adalah daftar universitas tersebut:

  1. Universitas Indonesia (UI)
  2. Universitas Gadjah Mada (UGM)
  3. Institut Teknologi Bandung (ITB)
  4. Universitas Airlangga (Unair)
  5. Universitas IPB

Kelima universitas ini menunjukkan kinerja yang mengesankan dalam bidang penelitian , ketenagakerjaan lulusan , pengalaman belajar dan kolaborasi internasional.

Indikator Penilaian QS WUR 2026

QS menilai universitas berdasarkan lima elemen utama:

  • Studi Penelitian & Penemuan (50%)
  • Ketenagakerjaan & Hasil (20%)
  • Mengetahui pengalaman (20%)
  • Internasionalisasi & citra akademik/industri (10%)

Hanya universitas dengan ekosistem penelitian dan reputasi international yang kuat yang dapat masuk ke dalam 500 besar.

Posisi Regional

Dalam ranking 500 besar dunia, UI, UGM, ITB, Unair, dan IPB berdiri sejajar dengan universitas-universitas terkemuka di Asia. Ini menjadi bukti nyata dari peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.

Mengapa Ini Penting?

  • Meningkatkan kepercayaan international terhadap kualitas universitas di Indonesia
  • Mendorong kolaborasi riset dan peluang kerja internasional
  • Memotivasi universitas lain untuk terus meningkatkan mutu dan inovasi

Ringkasan

Universitas Status
UI, UGM, ITB, Unair, IPB Masuk di 500 Big World di QS WUR 2026
Memimpin 5 ptn Pionir reputasi international
Lima indikator QS penting Riset, lulusan, pengalaman belajar, internasionalisasi, reputasi

8 PTS Terdepan Indonesia yang Tercatat di QS WUR 2026 

Kabar gembira datang dari dunia pendidikan Indonesia! Pada tahun 2026, delapan perguruan tinggi swasta (PTS) berhasil masuk dalam daftar universitas terbaik dunia versi QS World University Rankings (QS WUR). Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri dan menandakan semakin diakuinya kualitas pendidikan Indonesia di tingkat internasional.

Di antara PTS yang berhasil meraih prestasi ini adalah Binus University dan Universitas Telkom Selain itu, universitas negeri terkemuka seperti Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Brawijaya (UB) juga semakin menunjukkan keunggulannya di panggung international.


Peringkat Universitas Indonesia di QS WUR 2026

Berbicara mengenai universitas terbaik di Indonesia yang masuk peringkat dunia, beberapa nama besar patut kita banggakan:

  • Universitas Indonesia (UI) berhasil naik ke peringkat 189 dunia sebuah prestasi yang sangat membanggakan.
  • Universitas Brawijaya (UB) juga terus naik dengan peringkat 680 dunia .
  • Selain itu, sepuluh universitas terbaik Indonesia yang masuk dalam peringkat dunia QS WUR 2026 termasuk UI, Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Airlangga (Unair), dan Institut Pertanian Bogor (IPB).

Fakta Menarik Lainnya

  • Hanya ada lima kampus di Indonesia yang berhasil masuk dalam 500 besar dunia menurut QS WUR 2026.
  • Fase Universitas Padjadjaran (Unpad) juga naik ke posisi 515 dunia .
  • Pemeringkatan QS World University Rankings adalah salah satu tolok ukur paling bergengsi untuk menilai kualitas universitas di seluruh dunia, sehingga prestasi ini menegaskan bahwa kampus-kampus di Indonesia semakin berdaya saing di tingkat international.

Jadi, bagi kamu yang sedang mempertimbangkan tujuan kuliah, daftar universitas yang masuk QS WUR ini bisa menjadi referensi keren. Selain memiliki kualitas yang diakui dunia, kampus-kampus tersebut tentunya juga menawarkan fasilitas dan program yang sangat baik!

.

Diskusi Dinamis Menentukan Pemimpin Baru IKAPRAMA 2025 

Pemilihan Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Prasetiya Mulya (IKAPRAMA) untuk periode 2025– 2029 sedang berlangsung dengan semarak. Sesi debat terbuka menambah semangat dalam suasana, menekankan bahwa ini bukan sekadar mencetak suara terbanyak, tetapi memastikan calon memiliki visi misi yang jelas dan kesungguhan.

Kandidat & Gaya Debat

Ada dua kandidat yang berkompetisi, salah satunya adalah Oporat (kandidat nomor 1). Dalam debat, Adharta tampil ramah dan berbobot, menegaskan bahwa pemilihan ini harus menjadi kesempatan untuk asosiasi bukan sekadar pertarungan suara.

Adharta juga mengusulkan untuk “tinggalkan nomor 1 atau 2, pilih nomor 3” sebagai simbol kebersamaan dan inklusivitas. Gaya santai namun sarat makna ini berhasil menarik perhatian banyak alumni.

Visi & Program Unggulan

Adharta berkomitmen mengembangkan IKAPRAMA sebagai komunitas alumni yang aktif, kolaboratif, dan berdampak — bukan sekadar formalitas:

  1. Jejaring Alumni Strong — memperkuat koneksi lintas generasi dan bidang profesi.
  2. Bantuan Bimbingan & Profesi — bimbingan dari senior kepada junior untuk mendukung karier.
  3. Beasiswa Alumni Peduli — dana sosial dari alumni untuk mahasiswa yang membutuhkan.
  4. Gerakan Efek Sosial — alumni berkontribusi kepada UMKM, kegiatan sosial, dan pengabdian masyarakat.

Inti Debat Terbuka

  • Nominasi ini bukan tentang kekuasaan, tetapi sebagai panggilan untuk melayani dan berkontribusi
  • Menekankan pentingnya kebersamaan — siapapun yang terpilih, semua alumni tetap merasa dilibatkan, bukan terpinggirkan.

Peserta yang Ikut

  • IKAPRAMA kini menaungi lebih dari 10.000 alumni Universitas Prasetiya Mulya dari berbagai program studi dan angkatan.
  • Pemilihan akan berlangsung pada akhir Juni hingga awal Juli 2025 setelah rangkaian debat dan kampanye selesai.

Ringkasan Singkat

Aspek Informasi
Pemilihan Ketua Ikaprama 2025– 2029
Perdebatan Terbuka, menonjolkan visi kebersamaan
Kandidat Utama Adharta Ongkosaputra– nomor 1
Program Unggulan Networking, mentoring, beasiswa, dan dampak sosial
Waktu Pemungutan Suara Akhir Juni– awal Juli 2025

.

Tujuh Fakultas Kedokteran Menolak Pengambilalihan oleh Pemerintah

Tujuh profesor dari Fakultas Kedokteran — termasuk FK UI, UGM, Unair, Unhas, USU, Unpad, dan UB– mengadakan diskusi tiny gratis untuk menyatakan keberatan mereka terhadap pengambilalihan Kolegium Dokter Indonesia oleh pemerintah melalui konsil kesehatan baru.

Apa yang Mereka Kritisi?

  1. Intervensi Pemerintah
    Para profesor menentang perubahan kontrol Kolegium dari organisasi profesi ke Kemenkes/Konsil Kesehatan Indonesia (KKI). Mereka khawatir perubahan ini akan menghilangkan otonomi ilmiah dan profesionalisme para dokter.
  2. Mutasi Dokter & Dampaknya
    Banyak dokter senior yang juga berperan sebagai pengajar di FK dipindahkan, yang mengakibatkan gangguan di rumah sakit pendidikan. Tindakan ini dianggap mengganggu keberlanjutan pendidikan kedokteran.
  3. Risiko Menurunnya Mutu
    Para profesor mengingatkan bahwa tanpa keberadaan Kolegium yang independen, kualitas dokter spesialis dan siap pakai akan menurun– berpotensi berdampak negatif pada keselamatan pasien.

Pendapat Jelas dari Akademisi:

  • Prof Djohansjah Marzoeki (Unair) : “Kolegium kedokteran harus otonom dan independen, serta tidak dapat diintervensi oleh negara”.
  • Prof Endang Sutedja (Unpad) : “Menkes mengambil alih desain dan pengelolaan pendidikan tenaga medis tanpa partisipasi dari akademisi”.
  • Prof Wisnu Barlianto (UB) : “Peralihan ke Kemenkes melalui PP 28/2024 akan melemahkan kualitas pendidikan spesialis”.
  • Profesor dari Unhas & USU : Menyatakan bahwa proses pengambilalihan kolegium dilakukan dengan kurang transparan– berpotensi menyebabkan kesenjangan kompetensi Klinik-Ilmiah.

Tanggapan Kemenkes

Pemerintah melalui staf ahli Menkes menyatakan bahwa pengaturan ini sesuai dengan UU Kesehatan 17/2023 dan dianggap “sekadar menegaskan koordinasi”, bukan pengambilalihan. Namun, para kritikus menganggap ini sebagai bentuk intervensi yang melemahkan lembaga profesional.

Kenapa Ini Penting untuk Kita?

  • Kualitas Dokter & Spesialis : Independensi kolegium berkaitan erat dengan mutu pendidikan, etika, dan pelayanan pasien.
  • Fungsi Akademik & Klinik : Perguruan tinggi harus memiliki suara dalam kurikulum dan pelatihan dokter spesialis.
  • Transparansi Kebijakan : Keterlibatan pendidikan, profesi, dan negara harus seimbang– tidak boleh didominasi oleh satu pihak.

Kesimpulan Singkat

Masalah utama Ringkasan
Akuisisi Collegium Dipindahkan ke naungan Kemenkes/KKI melalui UU 17/2023 dan PP 28/2024
Reaksi Akademisi FK UI, UGM, Unair, Unpad, Unhas, USU, UB menolak perubahan ini
Risiko & Dampak Penting untuk menjaga independensi agar mutu pendidikan dan pelayanan tetap tinggi
Standar UU & Pemerintah Pemerintah mengklaim proses ini legal dan bersifat koordinatif; akademisi menyebutnya sebagai intervensi

Jejak Sukses Alumni BPK Penabur Jakarta: Dari Profesor Muda hingga Chef Terkenal

3 Alumni dari BPK Penabur Jakarta segera setelah sekali lagi menunjukkan bahwa karakter yang kuat yang terintegrasi dengan pendidikan Kristen berbasis nilai dapat menyebabkan keberhasilan yang luar biasa. Mereka berbagi wawasan mereka dalam suatu kesempatan yang berjudul “Program Pembicaraan Alumni yang Menginspirasi” di bawah gaya “Berurusan dengan kesulitan zaman dengan karakter yang kuat”

  1. Ariawan Gunadi
  • Saat ini berfungsi sebagai Ketua Struktur Tarumanagara Dan Chairman of Alumni Penabur Indonesia (Alpenindo) .
  • Memulai pendidikannya di Penabur dari taman kanak -kanak hingga sekolah menengah.
  • Dia berasal dari latar belakang rumah tangga yang sederhana, menstabilkan pekerjaan dan sekolah.
  • Dia berpikir bahwa stabilitas, ketulusan, disiplin, prinsip -prinsip, dan kemampuan untuk mengembangkan hubungan dari usia muda telah benar -benar mengarahkannya ke posisinya saat ini.

“… Struktur yang kuat ditanamkan mengingat pemuda itu … berusaha untuk bermimpi besar,” ia menentukan di seluruh program pembicaraan.

Guru termuda (nama belum terpapar)

Meskipun informasi belum diungkapkan, spesifik ini mewakili keberhasilan peserta pelatihan Penabur yang berkelanjutan, menonjol sebagai pembicara skolastik muda. Keberadaan ini menyoroti bahwa pendidikan karakter di BPK Penabur dapat meningkatkan peserta pelatihan ke puncak pencapaian skolastik.

3. Koki & Pembicara Ahli

Alum lain sekarang tumbuh sebagai a Bos ahli Sementara juga mengajar– menstabilkan profesi memasak dengan akademisi. Ini adalah bukti konkret bahwa lulusan Penabur dapat mencapai kesuksesan dalam kursus non-akademik sementara juga memberi tahu orang lain, berbaris dengan nilai layanan.

Mengapa Penabur Layak Penting?

BPK Penabur Jakarta holds the approach PKBN2K: Jadilah sulit, unggul di seluruh dunia, tunjukkan masyarakat, dan mengandalkan Tuhan .
Ini bukan Lip Service yang sederhana- Layak ini benar-benar membentuk alumni seperti Ariawan dan orang lain menjadi orang-orang yang efektif, siap menangani modifikasi.

Ringkasan & menekankan

Panggilan Posisi sekarang Perbedaan
Ariawan Gunadi Ketua Struktur, Ketua Alpenindo Pendidikan Karakter dan Hubungan di Penabur
Guru termuda Mencapai pembicara muda Bukti Kekuatan Pendidikan Karakter
Ahli Chef & Speaker Koki & Guru Campuran profesi & semangat pelayanan

Mengapa cerita ini penting?

  1. Mengulangi nilai pendidikan karakter sebagai struktur untuk sukses.
  2. Bekerja sebagai motivasi: Alumni Penabur dapat mencapai puncak di bidang skolastik, sosial, dan bermanfaat.
  3. Memotivasi generasi yang lebih muda: stabilitas dan prinsip dapat memperluas pintu profesi, di luar IQ tinggi.

.

Inovasi Mahasiswa Jadi Penggerak: Mewujudkan Kampus Berdaya Guna

The Professors of Engineering at Universitas Negeri Jakarta (FEET UNJ) just recently held the Gebyar Technopreneurship 2025 kesempatan sebagai bagian dari acara ke-61-nya. Kesempatan ini memamerkan pekerjaan peserta dan menunjukkan dedikasi UNJ untuk berakhir menjadi seorang universitas yang berdampak

Apa itu ‘universitas yang berdampak’?

Menurut rektor UNJ, Prof. Komarudin, sebuah universitas yang berdampak mempromosikan perkembangan yang menguntungkan masyarakat dan pasar. Banyak tugas peserta pelatihan ditampilkan kali ini karena mereka memiliki calon untuk lebih menjadi item konkret.

Pengembangan & Komersialisasi subdirektorat

Pengembangan dan komersialisasi subdirektorat di UNJ membantu dalam pergeseran dari konsep ke pasar. Sistem ini berfungsi sebagai jembatan di antara studi penelitian trainee dan persyaratan pasar.

Kursus technopreneurship yang diperlukan

Di Feet UNJ, Technopreneurship adalah kursus 2-kredit wajib. Kursus ini memotivasi peserta pelatihan untuk akhirnya menjadi “inovator muda” dengan menciptakan, menyaring, dan memasarkan barang -barang teknologi mereka.

Serangkaian kegiatan kreatif & kompetitif

Acara ini juga termasuk kegiatan pendukung yang luar biasa:

  • 9 pesaing nasional bervariasi dari struktur desain, seni memasak, dan pesona hingga coding dan gaya UI/UX.
  • Bicara mengungkapkan program gaya, dan presentasi budaya, yang terdiri dari acara pernikahan konvensional yang disesuaikan dari rantai pulau.

Fokus Rektor & Wakil Rektor

Prof. Komarudin menekankan bahwa komersialisasi adalah struktur untuk membuat studi penelitian terkait dan berdampak. Secara bersamaan, UNJ mengadakan kesiapsiagaan pembangunan FGD (Katsinov) untuk memeriksa dan membantu kebijakan pembangunan melalui wakil rektor dan kelompok LPPM UNJ.

Kemitraan dengan Brin

UNJ dan Brin bekerja sama melalui FGD untuk mempromosikan studi pengembangan dan penelitian yang dapat diukur yang semuanya ditetapkan untuk kemajuan moneter dan komersial. Ini memotivasi peserta pelatihan dan profesor untuk memiliki kemampuan komersialisasi.

Ringkasan Cepat

Komponen Informasi
Gebyar Technopreneurship 2025 Pameran Pekerjaan Trainee sebagai Platform untuk Studi Penelitian & Komersialisasi Pengembangan
Sistem Pendukung Pengembangan & Komersialisasi Subdirektorat + Kesiapsiagaan Pembangunan FGD (Katsinov)
Kursus Technopreneurship (2 kredit)
Kompetisi & Kegiatan 9 Pesaing Nasional + Program Pembicaraan + Program Gaya Budaya
Kemitraan Otoritas UNJ ↔ Brin (Kerja sama Kebijakan Komersialisasi & Pembangunan)

Mengapa ini penting?

  • Meningkatkan kualitas studi penelitian dengan menjamin itu penting dan semuanya siap untuk kemajuan.
  • Menawarkan platform asli bagi peserta pelatihan untuk menjadi pemilik bisnis teknologi muda.
  • Mendukung visi Kemdiktisaintek: a Sekolah yang sangat berdampak untuk Indonesia.

.

Respons Sigap LPDP Hadapi Ancaman Kebijakan Imigrasi AS untuk Mahasiswa di Harvard

Belum lama ini, Pemerintah AS sementara mencabut izin Universitas Harvard untuk mensponsori visa pelajar F1 dan J1, menyebabkan kekhawatiran di kalangan mahasiswa internasional– termasuk 46 penerima beasiswa LPDP yang belajar di Harvard– karena berpotensi mempengaruhi status hukum mereka.

Gugatan dan Penangguhan

Harvard segera menempuh jalur hukum, dan pada 29 Mei 2025, pengadilan memutuskan untuk sementara menangguhkan kebijakan tersebut. Oleh karena itu, mahasiswa internasional dapat melanjutkan studi mereka tanpa perubahan pada status visa saat ini.

Langkah Cepat LPDP & Kemendiktisaintek

Untuk memastikan tidak ada mahasiswa Indonesia yang terkena dampak, LPDP bersama Kemendiktisaintek , Kemenlu , KBRI Washington D.C. , KJRI dan Saham melakukan koordinasi intens:

  • Memantau perkembangan hukum secara real-time
  • Membuat grup Whatsapp khusus untuk recipient Harvard dan AS
  • Menganjurkan untuk tidak meninggalkan wilayah AS guna menghindari risiko kehilangan status visa

Menyiapkan “Fallback”: 3 Skema Darurat

LPDP juga telah merancang beberapa alternatif jika kebijakan kembali diberlakukan:

  1. Liburan akademik hingga situasi kembali regular
  2. Pindah studi ke universitas lain di AS yang masih dapat mengeluarkan visa
  3. Studi tebal agar tetap melanjutkan pendidikan tanpa harus berada di kampus

Fakta Singkat

Aspek Informasi
Mahasiswa LPDP di AS ~ 360 penerima beasiswa sedang dan akan studi di AS
Harvard 46 mahasiswa aktif, 23 telah lulus & akan kembali ke Indonesia
Visa status Penangguhan kebijakan hingga 29 Mei memungkinkan kelanjutan studi
Larangan keluar AS Anjuran dari Kemenkeu & LPDP agar mahasiswa tetap berada di AS

Kenapa Ini Penting?

  • Mahasiswa dapat melanjutkan studi tanpa gangguan status hukum.
  • LPDP & pemerintah Indonesia sigap dengan menyiapkan rencana cadangan dan bantuan konsuler.
  • Situasi dinamis karenanya perlu terus upgrade informasi dan tetap waspada.

SB IPB University Mengunjungi Hanyang University Korea: Eksplorasi Kontribusi Kampus bagi Negeri

Sejumlah mahasiswa program doktoral Manajemen dan Bisnis (DMB 22) dari Sekolah Bisnis IPB University melaksanakan kunjungan akademik ke Universitas di Seoul, Korea Selatan, pada pertengahan Mei 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Layanan Internasional dan Manajemen Eksposur Langsung dengan tema: “Lihatlah Korea: Fostering Research Study, memajukan pengembangan, kerja sama pengkondisian.”

Penyambutan & Eksplorasi Sejarah Kampus

Rombongan yang terdiri dari 17 mahasiswa disambut hangat oleh Jeeah Young dari International Workplace Hanyang. Mereka diberi pengenalan mengenai sejarah universitas serta pencapaian akademiknya. Para mahasiswa juga diajak mengunjungi Museum Sejarah Universitas Hanyang sebuah tempat yang menggambarkan bagaimana perguruan tinggi dapat menjadi penggerak kemajuan ekonomi dan sosial suatu negara.

Perspektif Global & Poin Tambahan Pembelajaran

Menurut Prof. Dr. Hartoyo yang bertindak sebagai dosen pendamping, kunjungan ini menawarkan perspektif international– tidak hanya dalam teori, tetapi juga melalui bukti nyata inovasi dan penerapan riset di dunia internasional. Sementara itu, Tri Raharjo (Ketua Kelas DMB 22) menambahkan bahwa kegiatan ini memperluas wawasan mahasiswa dan memperkuat komitmen mereka untuk menghasilkan riset yang berdampak.

Kesimpulan: Arti Kunjungan ini

  • Penegasan Peran Kampus : Semakin jelas bahwa kampus berperan penting dalam memperkuat bangsa melalui kualitas riset dan inovasi.
  • Penguatan Pandangan Global : Mahasiswa DMB memperkuat visi internasional mereka melalui interaksi langsung dengan institusi luar negeri.
  • Peningkatan Jaringan : Banyak jaringan yang terbentuk berpotensi untuk kolaborasi di masa depan.

Diharapkan cerita ini dapat menginspirasi kampus-kampus lain untuk aktif menjalin kolaborasi internasional– tidak hanya di IPB, tetapi juga kampus Anda!

Tim Sapuangin ITS: Triple Victory at Shell Eco-Marathon 2025 

Tim Sapuangin dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil menorehkan sejarah dengan meraih gelar juara pertama selama tiga tahun berturut-turut dalam ajang Shell Eco-Marathon Asia Pasifik & Timur Tengah 2025 Diadakan di Sirkuit Internasional Lusail, Qatar.

Mobil Andalan: Sapuangin XI EVO 4

  • Dengan mengusung mobil bertipe Mesin Pembakaran Internal Prinsip Perkotaan (ICE) mereka berhasil dominasi kategori on-track.
  • Mencatatkan efisiensi luar biasa: 513 km/liter melampaui rekor sebelumnya yang berada di angka 482 km/liter.

Prestasi Off-Track & Pemrograman Otonom

Selain dalam balapan fisik, tim ini juga mendapatkan berbagai penghargaan off-track:

  • Juara 1 Lorry Style dan Juara 2 Informasi dan Telemetri
  • Di dalam Kompetisi Pemrograman Otonom (APC), Sapuangin dinobatkan sebagai juara pertama berkat pengguna algoritma otonom yang paling efisien.

Ringkasan Prestasi 2025

Kategori Prestasi Tim Sapuangin
Ice on -track Juara 1 Asia Pasifik & Timur Tengah
Efisiensi BBM 513 km/liter (Rekor baru)
Gaya truk Juara 1
Data & Telemetri Juara 2
Pemrograman Otonom Juara 1

Kunci Keberhasilan & Inovasi

  • Konsumsi komposit karbon dari kayu bekas boks pada kemudi meningkatkan efisiensi serta mengurangi bobot.
  • Kerja keras, sikap pantang menyerah, dan dukungan dari ITS menjadi dasar keberhasilan tim.

Dampak Lebih Jauh

  • Prestasi ini meningkatkan reputasi ITS dan Indonesia di tingkat international.
  • Usaha tim sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) — memfokuskan pada energi bersih, inovasi industri, dan produksi bertanggung jawab.

Ringkasan Singkat

Tim Sapuangin ITS:

  • Menyabet gelar juara tiga tahun berturut-turut di kategori Urban Principle ICE,
  • Memecahkan rekor efisiensi bahan bakar dengan capaian 513 km/liter,
  • Menggondol prestasi gemilang di kategori off-track dan otonom,
  • Menjadi inspirasi nyata untuk inovasi teknologi di kalangan mahasiswa Indonesia.

.

Menyiapkan Developer Handal untuk Revolusi Web Masa Depan di Unpam

Pada tanggal 5 Juni 2025 Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang (Unpam) berhasil menyelenggarakan workshop nasional bertema “Masa Depan Web Advancement: Membangun Generasi Developer yang Andal, Kreatif, dan Berdaya Saing” Acara ini berlangsung di Auditorium Darsono, Kampus Viktor, Tangerang Selatan, dan dihadiri sekitar 7.000 peserta — 2.300 hadir secara langsung sementara sisanya mengikuti secara bold!

Topik Workshop: Web Advancement di Age Digital

Ketua Prodi TI, Ahmad Musyafa, mengungkapkan pentingnya memahami web advancement secara lebih luas– tidak hanya dalam membuat site, tetapi juga dalam mengakomodasi Pengalaman Pengguna integrasi Ai dan adopsi teknologi baru. Dekan Fakultas Ilmu Komputer dan MIPA, Yan Mitha Djaksana, menekankan kepada mahasiswa bahwa keterampilan teknis harus diimbangi dengan keterampilan lunak seperti menulis, manajemen waktu, dan komitmen akademik.

Pembicara dalam Workshop

Sumber dari Media Sembilan menyebutkan:

  • Sandhkaka : seorang akademisi, praktisi, dan konten kreator– berbagi wawasan mengenai tren terkini dalam web dan bagaimana menjadi developer yang kreatif.
  • Ahat Susila : dosen sekaligus praktisi yang memberikan pandangan praktis dan pembaruan keterampilan sesuai kebutuhan industri.

Pentingnya Workshop Ini

  1. Pembaruan Tren Web & AI — Agar para developer tidak tertinggal dengan perkembangan zaman.
  2. Kombinasi Keterampilan — Menggabungkan keterampilan teknis dan social untuk tetap relevan.
  3. Branding individu — Mempelajari cara membangun portofolio yang strong dan memberi kesan yang baik di dunia digital.

Kolaborasi Akademik dan Industri

Yayasan Sasmita Jaya, melalui peran LPPM, memberikan dukungan penuh untuk acara ini. Program Studi TI juga terlibat aktif dalam pengembangan aplikasi internal Unpam dan pusat inkubasi teknologi– sebuah bukti nyata dari sinergi antara kampus dan dunia nyata.

Rangkuman Singkat

Informasi Kunci Rincian
Tema Workshop Masa Depan Web Kemajuan
Tanggal & Lokasi 5 Juni 2025, Auditorium Darsono– Unpam Viktor
Jumlah Peserta ± 7.000 (2.300 hadir langsung + sisanya bold)
Pembicara Sandhika Galih & Atang Susila
Fokus Materi Tren Web & AI, Pengalaman Pengguna (UX), kombinasi keterampilan keras dan lunak, individual branding
Dukungan Yayasan & LPPM Kolaborasi dalam aplikasi kampus dan pengembangan pusat inkubasi teknologi informasi

Manfaat yang Dicapai

Workshop ini menjadi platform utama bagi mahasiswa Unpam untuk:

  • Ikuti perkembangan teknologi terbaru.
  • Menyiapkan diri menghadapi tantangan di dunia digital.
  • Menjalin relasi dengan praktisi dan industri teknologi informasi.

.